B2B IT Infrastructure & Managed Services

Managed IT Support Jakarta

Model dukungan IT berkala untuk perusahaan yang ingin memiliki proses maintenance dan response yang lebih terstruktur.

Mengapa layanan ini dibutuhkan?

Model dukungan IT berkala untuk perusahaan yang ingin memiliki proses maintenance dan response yang lebih terstruktur.

01

Perusahaan membutuhkan bantuan IT tanpa menambah tim internal penuh.

02

Maintenance preventif dapat mengurangi masalah yang berulang.

03

Pekerjaan IT perlu dicatat agar prioritas dan SLA lebih mudah dipantau.

Ruang Lingkup Layanan

Scope final menyesuaikan hasil assessment dan kebutuhan proyek.

Scheduled maintenance

Jadwal preventive maintenance yang disesuaikan dengan perangkat, jam operasional dan risiko layanan.

User support

Dukungan terhadap incident/request pengguna dengan prioritas dan histori pekerjaan yang terdokumentasi.

Network/server checks

Pemeriksaan berkala terhadap status network, server, storage dan layanan dasar yang disepakati.

Asset & issue tracking

Pencatatan perangkat, issue dan histori pekerjaan untuk membantu prioritas maintenance.

Ticketing / helpdesk

Pencatatan incident/request, assignment, status dan histori pekerjaan agar support dapat dipantau.

Periodic service report

Laporan berkala berisi pekerjaan, issue, rekomendasi dan tindak lanjut yang perlu diprioritaskan.

01Assessment
02Design
03Deployment
04Verification

Bagaimana prosesnya?

HALO-TECHS memulai pekerjaan dari kebutuhan dan kondisi lingkungan IT, kemudian menyiapkan desain, kebutuhan hardware/software bila diperlukan, deployment dan testing. Pendekatan ini bertujuan agar solusi tidak berhenti pada instalasi, tetapi dapat dipahami dan disupport setelah implementasi.

Catatan: Detail produk, jumlah perangkat, kapasitas dan konfigurasi akhir disesuaikan dengan hasil assessment.

Terkait dengan layanan lain

Managed IT Support untuk Operasional yang Lebih Terukur

Managed IT support cocok untuk perusahaan yang membutuhkan dukungan IT rutin dengan proses yang lebih terstruktur. Scope dapat mencakup monitoring, preventive maintenance, troubleshooting, ticketing, dokumentasi dan laporan berkala.

Model layanan dapat disesuaikan dengan jumlah perangkat, jam support, onsite visit dan SLA. Dengan ticketing dan laporan, perusahaan dapat melihat jenis masalah yang paling sering terjadi dan menentukan prioritas improvement, bukan hanya menyelesaikan insiden satu per satu.

Pertanyaan yang Sering Dibahas

Apa yang biasanya masuk managed IT?

Scope dapat mencakup scheduled maintenance, user support, network/server checks, ticketing, asset tracking dan periodic reporting.

Apakah SLA bisa disesuaikan?

Ya. Target response/resolution sebaiknya mengikuti jam operasional, kritikalitas layanan, jumlah perangkat dan kapasitas support yang disepakati.

Apakah managed IT cocok untuk perusahaan kecil?

Bisa, terutama jika perusahaan belum memiliki tim IT internal yang memadai. Scope dapat disesuaikan dengan jumlah perangkat dan anggaran yang tersedia.

Apakah reporting bulanan termasuk dalam layanan managed IT?

Umumnya iya. Reporting mencakup ringkasan tiket, status perangkat dan rekomendasi tindak lanjut, namun formatnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan manajemen.

Apa yang terjadi jika masalah di luar scope kontrak?

Biasanya dibahas sebagai pekerjaan tambahan (out-of-scope) dengan skema terpisah, dan sebaiknya proses ini didefinisikan di awal agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Butuh quotation untuk kebutuhan ini?

Kirim kebutuhan, lokasi, jumlah user/perangkat dan target waktu implementasi.

Minta Penawaran
WhatsApp